PAMEKASAN - PT Empat Sekawan Mulia (ESM) memperluas cakupan penerima program beasiswa yatim piatu sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program tersebut menyasar pelajar yatim piatu yang tetap berupaya melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi. Perusahaan menilai pendidikan menjadi salah satu sarana penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.
Human Resource Development (HRD) PT ESM Nailatul Amaliyah mengatakan hingga saat ini jumlah penerima manfaat program beasiswa itu mencapai 41 orang.
“Sebanyak 23 penerima merupakan mahasiswa perguruan tinggi, sedangkan 18 lainnya berasal dari jenjang SMP hingga SMA,” kata Nailatul di Pamekasan, Sabtu.
Ia menjelaskan, bantuan untuk pelajar tingkat SMP hingga SMA sebesar Rp500 ribu per bulan, sedangkan mahasiswa perguruan tinggi menerima Rp1 juta per bulan.
Menurut dia, bantuan rutin tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan penerima, seperti biaya transportasi, pembelian buku, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan penunjang perkuliahan.
Dengan adanya bantuan itu, para penerima diharapkan dapat lebih fokus belajar tanpa terbebani persoalan biaya pendidikan sehari-hari.
Selain bantuan materi, program beasiswa tersebut juga diharapkan memberi dorongan moral bagi para penerima agar tetap semangat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.
Nailatul menambahkan, PT ESM berkomitmen memperluas jangkauan penerima manfaat agar lebih banyak pelajar yatim piatu dapat memperoleh dukungan serupa.
Selain program beasiswa, PT ESM juga menyalurkan bantuan kepada 91 anak yatim piatu di wilayah Lombok dan Pamekasan, serta memberikan bantuan kepada 54 guru ngaji.
Melalui program tersebut, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. (Humas PT ESM)